Events

Program Inkubasi UMi, Kebangkitan Ekonomi oleh Rakyat, untuk Rakyat

Pandemi menggerus perekonomian di sektor apa saja, tak terkecuali para pelaku usaha ultra mikro (UMi). Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian, setiap pelaku usaha berusaha untuk bertahan dan mencoba terus menggeliat untuk bangkit dan berkembang.

Namun harus diakui, dalam situasi pandemi atau tidak, usaha ultra mikro masih memiliki hambatan untuk terus berkembang. Seperti yang disampaikan oleh Dr. Rivani, S.IP., MM., DBA selaku Direktur Pusat Inkubator Bisnis Oorange Universitas Padjajaran, hambatan tersebut antara lain:

  1. Permodalan
  2. SDM
  3. Kualitas produk
  4. Legalitas
  5. Pemasaran

Kabar baiknya, dari setiap hambatan, akan selalu ada jalan keluar. Untuk itulah, pemerintah melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) mengadakan kampanye “Bersama Sahabat – UMi Bangkit”. Kampanye ini memiliki tujuan untuk memperkuat ekosistem bagi para pelaku usaha ultra mikro dan membantu para debitur agar tetap berkembang di tengah pandemi.

Kampanye ini memiliki beberapa program, mulai dari pinjaman modal, pelatihan hingga pendampingan bagi membantu para pelaku usaha ultra mikro. Program-program ini diharapkan dapat mendukung percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) seperti tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2020.

Program Inkubasi UMi

Program Inkubasi UMi merupakan bagian dari kampanye “Bersama Sahabat – UMi Bangkit” dan sudah diluncurkan sejak awal September 2021 oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP), yang merupakan unit organisasi non eselon di bidang pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Pusat Investasi Pemerintah melaksanakan koordinasi dana (coordinated fund) pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dengan memberikan fasilitas maksimal Rp20 juta kepada debitur yang selama ini tidak dapat mengakses pembiayaan perbankan dan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Program ini akan dilaksanakan di dua provinsi, Jawa Barat dan Jawa Timur selama 3 hingga 4 bulan. Pemerintah bekerja sama dengan Pusat Inkubator Bisnis Oorange Universitas Padjajaran – Jawa Barat, dan Badan Inovasi dan Inkubator Wirausaha Universitas Brawijaya (BIIW-UB) – Jawa Timur. 55 debitur yang mengikuti program ini bukan hanya mendapatkan pinjaman modal, namun juga akan mendapatkan pendampingan dan pelatihan dalam banyak hal, diantaranya:

  • peningkatan pengetahuan usaha
  • perbaikan kualitas produk
  • legalitas usaha dan legalitas produk
  • pemasaran digital
  • manajemen keuangan
  • dan lain-lain

Alasan dipilihnya dua provinsi tersebut untuk pelaksanaan program Inkubasi UMi adalah karena debitur di dua provinsi tersebut dipandang memiliki potensi yang baik untuk terus tumbuh dan berkembang. Harapannya setelah ini, semoga program serupa dapat dilakukan juga di provinsi – provinsi yang lain.

Tujuan Program Inkubasi UMi

Program yang diikuti oleh 35 debitur dari Jawa Barat dan 20 debitur dari Jawa timur ini akan dibagi ke dalam 4 klaster, yaitu klaster kuliner atau pangan, agribisnis, retail dan fashion atau kriya. Program Inkubasi UMi ini dibuat untuk beberapa tujuan, di antaranya:

  • Membantu pelaku usaha ultra mikro agar dapat tumbuh lebih kuat, memiliki daya saing, dan mandiri.
  • Untuk mengembangkan debitur-debitur di area klaster yang menjadi area percontohan Kampung UMi
  • Meningkatkan kapasitas para pelaku usaha ultra mikro dan meningkatkan kualitas seluruh aspek usahanya
  • Menjadi inspirasi bagi para pelaku usaha ultra mikro lainnya

Salah satu peserta program Inkubasi UMi adalah ibu Nonoy Nurhasanah yang memiliki usaha Sorabi Jaya di Majalengka. Ibu Nonoy sempat menemui kendala dalam permodalan yang kemudian mendapat bantuan pinjaman modal usaha. Selain pinjaman modal, dalam program Inkubasi UMi juga dilakukan pelatihan dan pendampingan untuk edukasi tentang pentingnya faktor legalitas bagi usaha ultra mikro, izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan halal MUI yang menjamin standar keamanan dan Kesehatan produk para debitur.

Ibu Nonoy Nurhasanah dan suami, Usaha Sorabi Jaya di Majalengka – Jawa Barat saat membuat sorabi untuk dijual

Berbeda dengan Ibu Nonoy, Ibu Rahmat Erni Efendi adalah pemilik usaha printing dan sablon. Sebelumnya ia seorang ibu rumah tangga dan suaminya bekerja sebagai pegawai cleaning service. Pada awal menjalankan usaha, ia harus mengerjakan desain di rental komputer. Ketiadaan alat menjadi kendala utamanya.

Ibu Rahmat Erni Efendi dan Suami, Usaha Printing, Sablon dan Souvenir di Malang – Jawa Timur saat melakukan kegiatan printing untuk produksi souvenir

Berkat program Inkubasi UMi, ia bukan hanya mendapat pinjaman modal, namun juga mendapat pelatihan dan pendampingan dalam manajemen keuangan. Seperti yang dituturkan Dr. Ir. Setyono Yudo Tyasmoro, MS selaku Direktur BIIW-UB, bahwa pencatatan keuangan yang rapi akan membantu para pelaku usaha mengelola pemasukan dan pengeluaran dengan lebih baik.  Dengan begitu, mereka bisa meningkatkan volume penjualan karena sudah memiliki perhitungan yang baik terkait pemasukan dan pengeluaran untuk modal.

Dalam program ini, para pelaku usaha ultra mikro bisa mendapatkan pinjaman UMi, para peserta yang sudah atau akan melakukan usaha dengan level usaha ultra mikro cukup menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Nantinya, PIP memberikan bantuan subsidi bunga dan bantuan pemerintah untuk pelaku usaha mikro.

Harapan kedepannya, semoga program-program yang dijalankan Pusat Investasi Pemerintah bisa membantu para debitur UMi untuk bangkit kembali dan bisa mempertahankan kesejahteraan keluarga.

30 thoughts on “Program Inkubasi UMi, Kebangkitan Ekonomi oleh Rakyat, untuk Rakyat”

  1. Bagus banget ini programnya. Membantu para pelaku UMi buat bangkit lagi. Semoga akan merata diadakan di seluruh propinsi. Biar semua UMi bisa merasakan terbantu oleh program ini

    Reply
  2. Saya jadi terharu melihat salah satu peserta Inkubasi UMi ini. Mereka jadi bisa terus bertahan dan berkembang. Pahalanya untuk yang punya ide dan mengeksekusi sungguh tiada terkira insya Allah

    Reply
  3. Keren banget ini mah,
    Akan sangat Bermanfaat,
    Dan juga para pelaku usaha menjadi lebih kuat,
    Debitur juga bisa tetap berkembang ditengah Pandemi seperti ini huhu

    Reply
  4. ukm, umkm, umi, nambah deh hafalanku. tar abis ni lupa lagi deh beda2nya, hadeu. semoga program ini punya impact bagus utk perekonomian nasional

    Reply
  5. Yang paling saya sorotin adalah legalitas usaha. Masih banyak pelaku usaha yg bingung dan enggan ngurus legalitas. Padahal dengan adanya legalitas usaha, tentu akan memberikan masa depan yang lebih baik untuk usaha itu.

    Reply
  6. Modal dan managemen keuangan emang jadi kendala UMKM yaaaa… beruntunglah yang bisa dapat pinjaman dan pelatihan dari program inkubasi UMi.. bisa lebih maju lagi usahanya

    Reply
  7. However, pandemi ini bikin UMKM meroket. Yaa walau ada juga si yang masih tertatih-tatih. Tapi dengan adanya inkubasi UMi, UMKM dapat suntikan dana plus dipantau juga gimana mereka mengelola keuangan yang dimiliki. NgeRIBA banget soalnya zaman skrg. Kalau salah tempat pinjam, bukannya maju malah boncos usaha kite

    Reply
  8. Program yang menarik dan penuh semangat untuk kebangkitan Ekonomi di masyarakat memang diperlukan banget ya… Salut dn takjub untuk terus berbagi Dan menginspirasi tentunya..

    Reply
  9. Selama ini saya taunya UMKM, sekarang saya tercerahkan dg UMI..
    Smoga kemanfaatan bisa dirasakan saudara kita , melalui program ini. Amin

    Reply
  10. Keren programnya, jadi membantu masyarakat utk terampil jg dalam mengelola usahanya. Semoga programnya bisa menyentuh daerah lain, supaya Indonesia bisa bangkit dan terus maju!

    Reply
  11. Semoga para UMi dengan adanya program inkubasi ini bisa bangkit. Menarik singkatan ultra mikro jadi UMi karena artinya Ibu. Ini ibarat ultra mikro adalah seorang ibu yang ke depan usahanya makin maju, melahirkan anak-anak usaha.

    Reply
  12. Keberadaan Program Inkubasi UMi ini menarik ya, dan manfaatnya terasa langsung bagi masyarakat, semoga makin banyak pelaku UMKM yang makin bangkit melalui program ini.

    Reply
  13. Selain mendapat suntikan dana, UMKM juga mendapat pelatihan dan pendampingan dalam manajemen keuangannya. Ini sangat bermanfaat sekali dalam kemajuan UMKM. Semoga program ini dapat berjalan lancar dan menjangkau semua UMKM di Indonesia.

    Reply
  14. Programnya bagus nih, bagaimana pun juga para uMi juga butuh terus upgrade pengetahuan supaya bisa terus bertahan di segala kondisi.
    Moga setelah sukses di 2 provinsi bisa dilanjut di berbagai provinsi lainnya.

    Reply
  15. Program bagus buat UMi, semoga lancar dijalankan untuk hasil bagus juga. Inkubasi banyak manfaatnya nih.

    Reply
  16. Nah program-progran yang seperti inilah yang dibutuhkan oleh para pelaku UMKM, terlebih saat pandemi seperti sekarang ini. Semoga dengan adanya inkubasi UMi, makin banyak UMKM yang terbantu nih.

    Reply

Leave a Comment